Categories: geliga landak asli

Batu landak: caraku nangkap landak

Perjalanan ke S BrangS

Barang adalah desa paling hulu di S. Kayan.

Desa ini masuk dalam Kecamatan Long Ampung. KordinatUTM dengan

ketinggiqan  m dpl. Posisi desa di apit 2 pegunungan dan dilalui

oleh Hulu S Kayan.Aksesibilitas: Dari Samarinda ke Long Ampung kemudian

ke S Barang. Long Ampung hanya dapatdicapai dengan pesawat udara.

Dengan pesawat Susi air (perusahaan penerbangan yang mendapatsubsidi

dari pemerintah kaltim) berbaling-baling satu dan berpenumpang 9 orang,

lama penerbangan keLong Ampung membutuhkan waktu 1 jam 20 menit . Kalau

cuaca agak buruk waktunya menjadi sedikitlebih lama. Long Ampung adalah

ibukota Kecamatan. Tiket pesawat dengan harga subsidi adalah 260 rbdengan

bagasi sampai dengan 20 kg. Pemesanan sebaiknya melalui Forum Mahasiswa

(Tanya Kueng).Dari Long Ampung ke SB, cara termudah adalah dengan menyewa

ojek. Tidak ada kendaraan umum kedesa ini. Jalan dibangun sekitar tahun . .

berupa jalan tanah yang diperkeras dengan batu-batuan.Dalam kondisi

kering jalan ini bagus, kalau basah menjadi licin. Jarak dari Long Ampung

ke SB ada  km.Jarak ini bisa ditempuh dalam waktu 30-45 menit kalau

kering dan 2- 2,5 jam kalau basah.Sewaktu jalan dibangun, direncanakan

jalan melalui Lg Ampung  Tidung Payau  Lg Uro  SB. Tetapipada waktu itu

dua desa yang lain menolak, dengan alasan takut ada kecelakaan dan debu,

sehingga jalan dibuat menghindari 2 desa tersebut. Sekarang setelah melihat

kemudahan transportasi yangdisebabkan adanya jalan ke 2 desa ini menyesal,

dan memohon agar dibangunkan jalan yangmenghubungkan desa mereka ke jalan

yang ada.Kondisi topografi yang dilalui jalan ini bergunung  dengan jalan

yang terus menanjak. Sepanjang jalan ,hanya ada beberapa tanjakan yang tinggi.

Jalan ini memotong sungai . Dengan lebar sekitar 10 m dandisekitar sungai

ini asal desa SB (didiami pd jaman Belanda). Untuk transpor umumnya orang

menggunakan sepeda motor, mobil hanya ada di kecamatan. Motor didatangkan

dari samarinda ,diangkat dengan pesawat dengan tariff 3 juta per motor.

Sebelum jalan dibangun, perjalan ke SB hanya bisa ditempuh dengan berjalan

kaki. Akses lain ke desa iniadalah melalui desa Tidang Payau dan Long Uro

(melalui sungai dan kemudian berjalan kaki melalui jalansetapak hingga

menuju desa. Bagi masyarakat lama perjalanan berjalan kaki sekitar 5-6 jam.

Jumlah KK di desa ini mencapai 80an orang. Belum ada signal hp , tetapi

sudah ada rencana untukmembangun tower di kecamatan dan kemudian di lanjutkan

ke SB.Desa ini mempunyai sekolah SD, Gereja. Sarana lain yang penting adalah

adanya mikrohidro yangberfungsi baik. Listrik dinyalakan hanya pada malam hari,

kecuali pada hari-hari khusus. Pada saatkunjungan (bulan april) desa sedang

panen padi. Panen di SB selalu lebih lambat jika disbanding denganLong ampung

selama 1-2 bulan , padahal menugal ladangnya pada waktu yang sama. Ada pula

solar selsebagai lampu jalan, tetapi sekarang tidak berfungsi  mungkin

disebabkan lampunya.Masyarakat menanam padi ladang dan juga padi sawah.

Hasil dari padi sawah dilaporkan jauh lebihbanyak dibanding padi ladang.

Bibit padi sawah didatangkan dari luar desa. Padi sawah ditanam di rawa

atau kawasan tergenang air, tidak ada pengairan utk sawah.

Hasil panen padi ladang sekitar  sedangpadi sawah /ha.Desa-desa

yang bertetangga : Tidung Payau- Lg Uro dan ..Telah disepakati

oleh desa-desa bertetangga soal batas desa. Permasalahannya adalah

batas desa yangada tidak bersesuaian dengan batas kecamatan.

Kesepakatan antar desa menggunakan sungai sebagaibatas sedang batas

kecamatan menggunakan punggung gunung.Dikampung ini berdiam kepala a

dat besar Kecamatan Long Ampung yaitu bpk . , nama kepala desa .Pendidikan

SD biasanya diadakan di desa, untuk pendidikan lanjut berupa SMP dan SMA

dilanjutkankeluar desa. Seperti Long Ampung dan Malinau. Beberapa keluarga

menyekolahkan anaknya kesamarinda.Hasil bumi , pertanian yang menonjol

adalah padi dan nanas. Untuk perkebunan lada dan karet. Ladatelah berhasil

dipanen tetapi belum ada pemasaran, karet juga barusan saja ditanam. Nanas

banyakdihasilkan tetapi tidak mendatangkan nilai sehingga dibiarkan

membusuk di pohon. Lada sekarangsedang diusahakan pemasarannya ke samarinda.

Nanas dimanfaatkan masyarakat sebagai sayur (bagianpucuknya), umbut nenas

berwarna putih dan tidak berasa.Tanaman lada dimulai dengan rangsangan

pemerintah kabupaten Malinau. Teknik penanaman danpemeliharaan telah dikuasai.

Beberapa masyarakat telah diajak melakukan studi banding penanamanlada di

daerah lain. Sebagian masyarakat malah sudah pernah bekerja menanam lada di

Malaysia.Dengan demikian hal-hal teknis penanaman sudah dikuasai. Tetapi

Pemerintah belum memfasilitasiaspek-aspek pemasaran.Hal lain yang diupayakan

masyarakat adalah emas. Alat yang digunakan berupa alat tradisional .

Gambardari alat pencari emas. Pola mencari dilakukan sebagai pekerjaan

sampingan  ketika tiba musimberladang maka mereka berhenti mencari emas.

Masa berladang bulan. Pola semacam ini juga samauntuk pencarian gaharu.

Kawasan ini telah dimasuki oleh pencari gaharu dari luar seperti  dan .

Lama waktu mencari gaharu ( minggu) , perbekalan lengkap , berapa orang?

Cara mencari gaharu?Mata pencaharian lain adalah gaharu yang sekarang hampir

habis, tetapi telah ada upaya masyarakatuntuk menanam gaharu, yang dibutuhkan

adalah ketrampilan untuk merangsang pohon agarmenghasilkan gaharu. Hasil lain

adalah mencari batu .. landak. Berburu landak untuk dicari batunya inihanya

dapat dilakukan pada waktu-waktu tertentu  sewaktu selesai panen.

Penangkapan ikan/ binatang buruan (payau, babi, ) dilakukan untuk

subsisten (?) atau juga dijual?Caranya berburu landak?

Harga sembako dan bahan bakar yang didatangkan dari luar desa:

BensinTembakauGaramBawang PutihBawang merah : disubstitusiGula :

disubstitusikan dengan gula tebuTeh :Kopi :Tembakau:Rokok:Miras:

Minyak makan : diganti dgn minyak babi?Di desa ada  toko yang

menjual . . Pasar tidak ada, hasilSabunMasyarakat belum menyadari

hak-hak desanya. Sudah ada aturan desa tentang tidak dibolehkannya

menggunakan setrum untuk menangkap ikan (belum tertulis). Belum ada

aturan pengelolaan hutan dansumber daya alam lain. Hal ini disebabkan

karena kondisi desa yang sebelunya terpencil, sehinggamasyarakat belum

ada inisiatif untuk melindungi dan mengelola kawasannya.Sekarang sedang

dirangsang  untuk membuat aturan desaCari aturan de
sa yang telah ada

Share

Recent Posts

  • Uncategorized

Panduan Pemula untuk Bekerja di Panti Jompo

Panti jompo menjadi new normal. Pada tahun 2050, populasi 65+ AS akan berlipat ganda dari…

2 bulan ago
  • Uncategorized

Diagnosis Online Bagaimana Perawat Dapat Menguraikan Ketakutan Dari Fakta

Anda kehilangan suara Anda, kepala Anda sakit dan ada sensasi berdenyut aneh di sisi Anda.…

2 bulan ago
  • Uncategorized

Debat Keperawatan Shift 8 Jam vs. Shift 12 Jam

Ada keluarga Hatfield dan McCoy. Hiu dan Jet. Yankee dan Red Sox. Dan kemudian ada…

2 bulan ago
  • Uncategorized

Kursus Singkat dalam Keselamatan Pasien 6 Hal yang Perlu Diketahui Perawat Baru

Setiap tahun, sejumlah besar pasien meninggal akibat kesalahan medis yang dialami di rumah sakit. Faktanya,…

2 bulan ago
  • Uncategorized

Apa itu Keperawatan Holistik? Penyembuhan Dari Dalam Ke Luar

Hampir semua orang memiliki gagasan tentang apa yang dilakukan perawat—mereka membantu pasien mengobati dan menghindari…

2 bulan ago
  • Uncategorized

Apa yang Dapat Anda Lakukan dengan Gelar Associate dalam Keperawatan?

Pada titik ini dalam hidup Anda, Anda mungkin mempertimbangkan untuk menjadi seorang perawat. Anda telah…

2 bulan ago

This website uses cookies.