Pembeli Gaharu Kelas Super dan AB saja

 

Pembeli Gaharu Kelas Super dan AB saja
Kepada rekan-rekan  Suplier  Kayu Gaharu diseluruh Indonesia, Kami Sebagai pembeli kayu Gaharu siap melakukan kerjasama dengan sistem pembelian Tunai dari kayu Gaharu yang anda miliki.

 

Jika anda memiliki kayu gaharu dari alam jangan sungkan untuk mengontak kami. Kami akan memberikan informasi yang anda butuhkan. Semoga dengan adanya blog ini para petani tidak kesulitan untuk menjual kayu gaharu milikinya dengan harga yang pantas dan sesuai dengan harga pasar. lihat juga pembeli gaharu 2015 2016 di sini

Untuk Tahap Pertama, prioritas kami adalah membeli :
1. Kayu Gaharu Super Alam
2. Selanjutnya Kelas dibawahnya

Contact me  :
Facebook    : Porcupine Bezoar Indonesia
Wechat       : dunny1978
Whatsapp   : 0813-6000-0123

——————————————————————————————-

.Please Read this Inform

Pembeli Gaharu Kelas Super dan AB saja Kotler (2000 : 9) menjelaskan bahwa pemasaran adalah suatu proses sosial yang didalamnya individu atau kelompok mendapatkan kebutuhan dan keinginan dengan  menciptakan,  menawarkan,  dan  secara  bebas  mempertukarkan  produk yang bernilai dengan pihak lain.  Menurut uraian diatas mengenai pemasaran pada dasarnya mengandung satu tujuan yang paling utama yaitu dapat menemukan, memberikan, serta memenuhi segala kebutuhan para konsumen berupa produk maupun jasa. Hal tersebut juga berlaku bagi RSI Roemani Semarang agar dapat memenuhi tujuan pemasaran yang paling utama yaitu dapat menemukan, memberikan, serta memenuhi segala kebutuhan pasien RSI Roemani Semarang.

 

2.2.    Jasa

Pembeli Gaharu Kelas Super dan AB saja RSI  Roemani  Semarang  dikategorikan  sebagai  salah  satu  jenis  badan usaha jasa. Jasa adalah setiap tindakan atau kegiatan yang dapat ditawarkan oleh satu pihak dengan pihak lain yang pada dasarnya tidak berwujud dan tidak mengakibatkan kepemilikan apa pun. Menurut Kotler (2000 : 486), produksinya dapat dikaitkan dengan suatu produk fisik lihat juga sell agarwood disini

Payne (2005 : 8) menyatakan bahwa jasa merupakan suatu kegiatan yang memiliki beberapa unsur ketakberwujudan (intangibility) yang berhubungan dengannya, yang melibatkan beberapa interaksi dengan konsumen atau dengan properti dalam kepemilikannya, dan tidak menghasilkan transfer kepemilikan. Perubahan kondisi mungkin saja terjadi dan produksi jasa bisa saja berhubungan atau bisa pulaa tidak berkaitan dengan produk fisik.
Menurut Tjiptono (2006 : 5), pada umumnya produk dapat diklasifikasikan dengan berbagai cara, salah satu cara yang banyak digunakan adalah klasifikasi berdasarkan daya tahan atau berwujud atau tidaknya suatu produk. Berdasarkan kriteria tersebut terdapat tiga jenis kelompok produk , yaitu :
1.   Barang tidak tahan lama (non durable good)

Barang tidak tahan lama adalah barang berwujud yang biasanya habis dikonsumsi dalam satu atau beberapa kali konsumsi atau pemakaian. Misalnya produk makanan, minuman, sabun, kapur tulis, dan sebagainya.
2.   Barang tahan lama (durable good)

Barang tahan lama adalah barang berwujud yang biasanya bisa bertahan lama dan memiliki umur lebih dari satu tahun. Misalnya radio, lemari, dan sebagainya.
3.   Jasa (service)

Jasa merupakan suatu kegiatan atau aktifitas yang ditawarkan untuk dijual. Misalnya bengkel reparasi, salon, asuransi, hotel, dan sebagainya.

2.3.    Karakteristik Jasa

Kotler (2000 : 304) menyebutkan bahwa karakteristik jasa adalah :

1.   Lebih bersifat tidak berwujud daripada berwujud

2.   Produksi dan konsumsi bersamaan waktu

3.   Kurang memiliki standar dan keseragaman

Empat  karakteristik  yang  paling  sering  dijumpai  dalam  jasa  menurut

Payne (2005 : 9) dan Tjiptono (2006 : 15-18) adalah :

1.   Tidak berwujud (intangibility).

Tidak berwujud yaitu tidak dapat dilihat, dirasa, diraba, dicum, atau didengar sebelum dibeli. Konsep tidak berwujud ini sendiri memiliki dua pengertian, yaitu :
a. Sesuatu yang tidak mudah didefinisikan, diformulasikan, ataupun dipahami. b. Sesuatu yang tidak dapat disentuh dan tidak dapat dirasa.
2.   Tidak terpisahkan (inseparibility).

Tidak    terpisahkan   adalah   suatu   jasa   yang   umumnya   dihasilkan   dan dikonsumsi secara bersamaan, dengan partisipasi konsumen dalam proses tersebut.
3.   Heterogenitas atau bervariasi (variability).

Pembeli Gaharu Kelas Super dan AB saja Bervariasi adalah jasa bersifat sangat variabel nonstandardized output, artinya banyak variasi bentuk, kualitas dan jenis, tergantung pada siapa, kapan, dan dimana jasa tersebut dihasilkan. Hal ini dikarenakan tergantung oleh siapa yang menyediakan serta kapan dan dimana jasa tersebut dilakukan.

4.   Tidak tahan lama atau mudah lenyap (perishability).

Tidak tahan lama adalah jasa merupakan komoditas tidak tahan lama dan tidak dapat disimpan. Hal ini ada pengecualian yaitu jasa dapat disimpan dalam bentuk pemesanan.

Contact me  :
Facebook    : Porcupine Bezoar Indonesia
Wechat       : dunny1978
Whatsapp   : 0813-6000-0123

Tinggalkan Balasan