Sifat yang dimiliki landak mini

Berikut ini adalah sifat-sifat yang umumnya dimiliki oleh landak:
> Nokturnal atau aktif pada malam hari, sedangkan saat siang hari landak mini cenderung menyembunyikan dirinya ditempat-tempat gelap.
> Soliter atau penyendiri merupakan sifat khas landak mini, ketika menginjak dewasa jangan menggabungkan landak mini sesama jenis dalam satu kandang, karena pasti akan terjadi perkelahian karena sifat tersebut diatas. Dan jangan takut juga bila anda hanya memiliki 1 ekor landak mini atau meletakkan 1 landak mini dalam 1 kandang. Mereka gak kesepian kok karena emang itu sifatnya (terkecuali ketika akan melakukan proses pengembang biakkan /pengawinan)
> Masa hidup landak mini relatif cukup lama yaitu berkisar 3-10 tahun, faktor-faktor yang mempengaruhi lama hidupnya adalah kwalitas pakan-minum/ kebersihan (kandang/tempat hidup)/ aktifitas
> Usia produktif untuk jantan dimulai dari 3-5bulan pertama, untuk betina (rekomendasi) diatas 6 bulan, Lama masa kehamilan 30-45 hari, Jumlah anak rata-rata 1-8 ekor
> Quilling (penggantian duri pada landak secara alami), fase pertama: usia 3-5minggu, fase kedua: usia 6-7minggu, fase ketiga: 8-10minggu, dan fase terakhir yaitu saat menjajaki usia remaja/dewasa: 12-16 bulan
> Annointing (ritual mengunyah media serbuk hingga membentuk buih/busa pada mulutnya yang kemudian dijilatkan ke tubuhnya), dilakukan ketika landak mini ada di tempat yang baru dengan bau lingkungan yang kuat,. Tidak ada penelitian khusus untuk mengetahui tujuan dari ritual ini, namun beberapa pakar/ahli percaya ritual ini digunakan untuk mengkamuflase dirinya dengan bau area yang baru tersebut.
Suara-suara yang ditimbulkan landak mini:
> Mendengkur saat tidur pulas: merasa nyaman dengan area sekitarnya
> Mendesis sambil menegakkan duri-durinya: marah atau merasa takut/kaget
> Meng-klik/men-decak: mengeluarkan bunyi  semacam ‘klik’ sebagai tanda marah/mengancam obyek lawan
> Bersiul (chirping): bunyi landak mini jantan (seperti siulan atau ‘cip-cip’ anak ayam) saat birahi dan merayu betina untuk berlanjut pada proses perkawinan

Suhu yang direkomendasikan untuk memelihara landak mini berkisar pada 21 – 27 ′C, diletakkan pada tempat cukup kering  (namun tidak langsung terkena sinar matahari dengan intensitas tinggi tiap harinya) dan memiliki sirkulasi penghawaan maupun pencahayaan yang cukup

PINTO

Landak Pinto memiliki corak warna bercak putih pada durinya. Warna duri dari landak ini hampir sama dengan warna pada jenis Salt & Pepper, yaitu putih yang dibalut warna hitam. 

SILVER CHARCOAL

Ciri-cirinya hampir sama dengan jenis Charcoal sebelumnya, tapi yang membedakan adalah durinya berwarna putih dibalut dengan warna abu-abu terang. Memiliki mukanya berwarna hitam, kulit pundaknya abu-abu gelap, hampir hitam. Warna hidungnya hitam dan matanya juga berwarna hitam. 

Tinggalkan Balasan